Nama : Rofiyah
Npm : 106812073
Kelas : 4C
Prodi : Pendidikan Ekonomi Akuntansi
A. Pernyataan
1. Penilaian merupakan suatu pertimbangan professional.
2. Evaluasi merupakan alat pengukur keberhasilan
3. Prinsip-prinsip penilaian sangat perlu di lakukan oleh pendidik dalam melaksanakan penilaian hasil belajar
4. Penjelasan
Evaluasi merupakan alat pengukur keberhasilan untuk mengetahui efisien kegiatan belajar mengajar dan efektifitas dari pencapaian instruksi yang telah di tetapkan. Evaluasi merupakan alat pengukur keberhasilan yang bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh hasil yang telah di capai dalam proses pendidikan yang telah di laksanakan.
● Menurut Edwin Wond dan Gerold W.Brown, evaluasi pendidikan atau proses untuk menentukan nilai dari segala sesuatu yang berkenaan dengan pendidikan.
● Menurut Norman E. Grounlound, evaluasi merupakan suatu proses yang sistematik dan berkesinambungan untuk mengetahui efisien kegiatan belajar mengajar dan efektifitas dari pencapaian tijuan instruksi yang telah di tetapkan.
Dalam melaksanakan penilaian hasil belajar, pendidik harus memperhatikan prinsip-prinsip penilaian sebagai berikut:
1. Valid/sahih
2. Objektif
3. Transparan/terbuaka
4. Adil
5. Terpadu dan beracuan berkriteria
6. Bermaksa dan menyeluruh
7. Sistematis dan akuntabel
5. Kesimpulan
Menurut beberapa ahli mengenai defenisi evaluasi yaitu di antara nya:
Menurut Edwin Wond dan Gerold W. Brown, evaluasi pendidikan atau proses untuk menentukan nilai dari segala sesuatu berkenaan dengan pendidikan. Karena evaluasi adalah proses pengukuran dari penilaian untuk mengetahui hasil belajar yang telah di capai seseorang.
Fungsi-fungsi evaluasi yaitu sebagai berikut:
● Sebagai alat seleksi
● Sebagai alat pengukur keberhasilan
● Sebagai alat penempatan
● sebagai alat diagnostic
Prinsip-prinsip penilaian hasil belajar yaitu 2 di antaranya:
● Valid/sahih
Penilaian hasil belajar oleh pendidik harus mengukur pencapaian kompetensi yang di tetapkan oleh standar isi(sk dan kd) dan standar kompetensi keluliusan.
● Objektif
Penilaian hasil peserta didik hendaknya tidak di pengaruhi oleh subyektifitas penilai perbedaan latar belakang agama, social agama dan bahasa maupun gender.
6. Referensi
Defenisi penilaian menurut Suharmi Arikunto dan Mahrens.
Defenisi Evaluasi menurut Norman E. Groundlaud dan Edwin Wond, W. broun.
0 komentar:
Poskan Komentar